alat musik daerah jawa barat kliningan

Halo agan semuanya semoga kalian sedang mantap, Saat ini aku mau memberitahu informasi tentang alat musik daerah jawa barat kliningan lengkap dengan gambar dan isinya. Akan tetapi sebelum loncat kepada konten alat musik daerah jawa barat kliningan alangkah baiknya kita tengok dulu tentang alat musik daerah jawa barat kliningan tersebut.
alat musik daerah jawa barat kliningan memang sedang hits diperbincangkan saat ini, Mengingat alat musik daerah jawa barat kliningan yang akan ane bagikan ini sangat lengkap dengan informasi didalamnya. Dijaman ini sudah banyak teknologi yang serba canggih, mulai dari Smartphone yang agan punya sangat bisa melakukan apa saja di tangan yang kalian pegang tersebut. Baik itu mencari peta,tutorial,tanaman semuanya ada di Hp kalian.
Artikel kali ini juga ialah bagian dari konten yang sudah banyak di dunia internet yang kalian pegang. Tentunya konten yang mau saya bagikan sangat berbeda dari situs yang lainnya, Sangat lengkap dan meyakinkan.
Oke tidak perlu lama lagi, langsung saja ke artikel utamanya Inilah informasi alat musik daerah jawa barat kliningan lengkap dengan gambar dan isinya.

Degung sebagai unit gamelan dan degung sebagai laras memang sangat lain. Dalam teori tersebut, laras degung terdiri dari degung dwiswara (tumbuk: 2/mi dan 5/la) dan degung triswara: 1/da, 3/na, dan 4/ti. Beberapa gamelan degung seringkali memiliki bilah cadangan nada -3/ni untuk memainkan komposisi dalam laras Madenda.
Ada beberapa gamelan yang pernah ada dan terus berkembang di Jawa Barat, antara lain Gamelan Salendro, Pelog dan Degung. Gamelan salendro biasa digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang, tari, kliningan, jaipongan dan lain-lain. Gamelan pelog fungsinya hampir sama dengan gamelan salendro, hanya kurang begitu berkembang dan kurang akrab di masyarakat dan jarang dimiliki oleh grup-grup kesenian di masyarakat. Hal ini menandakan cukup terwakilinya seperangkat gamelan dengan keberadaan gamelan salendro, sementara gamelan degung dirasakan cukup mewakili kekhasan masyarakat Jawa Barat. Gamelan lainnya adalah gamelan Ajeng berlaras salendro yang masih terdapat di kabupaten Bogor, dan gamelan Renteng yang ada di beberapa tempat, salah satunya di Batu Karut, Cikalong kabuki Bandung. Melihat bentuk dan interval gamelan renteng, ada pendapat bahwa kemungkinan besar gamelan degung yang sekarang berkembang, berorientasi pada gamelan Renteng.
Ada gamelan yang sudah lama terlupakan yaitu KOROMONG yang ada di Kp. Lamajang Desa Lamajang Kec. Pangalengan Kab. Bandung. Gamelan ini sudah tidak dimainkan sejak kira-kira 35 - 40 tahun dan sudah tidak ada yang sanggup untuk menabuhnya karena gamelan KOROMONG ini dianggap mempunyai nilai mistis. Gamelan KOROMONG ini sekarang masih ada dan terpelihara dengan baik. Untuk supaya gamelan KOROMONG ini dapat ditabuh, maka kata yang memegang dan merawat gamelan tersebut harus dibuat Duplikatnya.

Degung merupakan salah satu gamelan khas dan asli hasil pengembangan masyarakat Sunda dari pengaruh Gamelan Jawa (Mataram). Gamelan yang kini jumlahnya telah berkembang dengan pesat, diperkirakan awal perkembangannya sekitar akhir abad ke-18/awal abad ke-19. Jaap Kunst yang mendata gamelan di seluruh Pulau Jawa dalam bukunya Toonkunst van Java (1934) mencatat bahwa degung terdapat di Bandung (5 perangkat), Sumedang (3 perangkat), Cianjur (1 perangkat), Ciamis (1 perangkat), Kasepuhan (1 perangkat), Kanoman (1 perangkat), Darmaraja (1 perangkat), Banjar (1 perangkat), dan Singaparna (1 perangkat).
Masyarakat Sunda dengan latar belakang kerajaan yang terletak di hulu sungai, kerajaan Galuh misalnya, memiliki pengaruh tersendiri terhadap kesenian degung, terutama lagu-lagunya yang banyak diwarnai kondisi sungai, di antaranya lagu Manintin, Galatik Manggut, Kintel Buluk, dan Sang Bango. Kebiasaan marak lauk masyarakat Sunda selalu diringi dengan gamelan renteng dan berkembang ke gamelan degung.
Alat musik tradisional Jawa Barat yang paling populer adalah angklung, namun tahukahParentsbahwa ada beberapa jenis alat musik lainnya? Provinsi Jawa Barat dikenal dengan ragam keseniannya seperti tarian-tarian, rampak gendang, hingga kuda ronggeng yang diiringi oleh paduan musik yang dimainkan alat-alat musik tradisional.

Angklung merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang paling populer dan telah dikenal luas secara internasional. Alat musik yang terbuat dari bambu ini termasuk alat musik perkusi yang dimainkan dengan cara digoyangkan.
Menurut para ahli, Angkulung sudah ada sejak masa Kerajaan Sunda pada abad ke-12. Di berbagai daerah di Jawa Barat pun terdapat banyak jenis-jenis angklung seperti Angklung Kanekes dari Baduy, Angklung Gubrag dari Bogor, dan Angklung Badeng dari Garut.
Masing-masing bilah atau ruas bambu dalam calung memiliki bunyi atau not yang berbeda dan tersusun menurut tangga nada pentatonik. Calung terbuat dari awi wulung atau bambu hitam, namun ada pula yang terbuat dari awi temen atau bambu berwarna hijau.




















































































Bagaimana?, mantap bukan artikelnya?. jika para pembaca ada pertanyaan soal alat musik daerah jawa barat kliningan lebih dalam lagi, agan bisa bertanya di kolom komentar untuk memperbaiki lagi website saya ini yang baru tahap newbie. Saya berharap dengan adanya artikel alat musik daerah jawa barat kliningan ini, para agan permasalahannya bisa diatasi dan terhibur berkat adanya pembahasan ini.
Sekian dari aku, Semoga topik tentang alat musik daerah jawa barat kliningan ini bisa bermanfaat bagi agan semuanya. Akhir kata. Terimakasih untuk semuanya.
Posting Komentar untuk "alat musik daerah jawa barat kliningan"