alat musik dari sulawesi kacaping

Halo kawan semoga kalian lagi bugar, Hari ini aku mau membagikan informasi tentang alat musik dari sulawesi kacaping lengkap dengan isi didalamnya. Akan tetapi sebelum melangkah kepada pembahasan alat musik dari sulawesi kacaping alangkah baiknya kita pahami dulu tentang alat musik dari sulawesi kacaping tersebut.
alat musik dari sulawesi kacaping memang sedang hits dicari saat ini, Apalagi alat musik dari sulawesi kacaping yang akan saya sebarkan ini sangat penuh isi dengan informasi didalamnya. Dijaman modern ini sudah banyak teknologi yang super canggih, mulai dari Smartphone yang agan punyai sangat bisa melakukan apa saja di tangan yang kalian pegang tersebut. Baik itu mencari berita,teknologi,sains semuanya ada di Smartphone kalian.
Pembahasan kali ini juga ialah bagian dari artikel yang sudah hits di dunia internet yang kamu pegang. Tentunya informasi yang mau aku bagikan sangat berbeda dari blog yang lainnya, Sangat spesial dan menjanjikan.
Oke tidak perlu panjang lebar lagi, langsung saja ke intinya, Inilah informasi alat musik dari sulawesi kacaping lengkap dengan gambarnya.

Link Referensi:
<p>Ihsan, dkk. <em>Proses Pembuatan Kecapi Di Menge Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo. </em>Makassar: Universitas Negeri Makassar.</p>
<p><a href="https://sulsel.idntimes.com/life/education/aanpranata/mengenal-alat-alat-musik-khas-sulawesi-selatan">https://sulsel.idntimes.com/life/education/aanpranata/mengenal-alat-alat-musik-khas-sulawesi-selatan</a></p>
<p><a href="https://budaya-indonesia.org/Kacaping">https://budaya-indonesia.org/Kacaping</a></p>
<p><a href="https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailCatat=207">https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailCatat=207</a></p>
<p><a href="https://www.youtube.com/watch?v=_cHngNj5Yto">https://www.youtube.com/watch?v=_cHngNj5Yto</a></p>
Munculnya alat musik yang disebut kacaping di lingkungan masyarakat yang berkomunitas Bugis, diawali adanya usaha setiap orang yang berjiwa seni untuk menghibur diri sendiri termasuk orang lain dalam kondisi lingkungan alam dalam keadaan sunyi dan sepi. Bahkan dikatakan, bahwa alat kesenian yang disebut kacaping mulai dilantumkan oleh seorang pelaut. Sebab konon kabarnya asal mula munculnya alat musik yang disebut kacaping diprakarsai oleh seorang pelaut yang diilhami oleh munculnya getar dan bunyi tali layarnya yang diterpa angin dalam kesepiannya di tengah laut. Disinilah bergetar hatinya untuk membuat alat tersebut, walau hanya dimulai dengan memanfaatkan dayung yang diberi tali (senar). Dalam perjalanan panjang, lama kelamaan pelaut ini meracang kacaping yang bentuknya seperti perahu oleh karena diilhami dengan profesinya sebagai pelaut.
Kacaping yang berarti kecapi, merupakan sebuah alat musik tradisional orang Bugis. Jenis alat musik ini terdiri dari dua komponen utama, yaitu satu komponen berupa batang kecapi dan satu komponen lainnya disebut tali atau senar. Untuk batang kecapi dirancang menyerupapai perahu dan umumnya menggunakan kayu yang dapat bertahan lama, seperti halnya yang umum adalah dari kayu cendana atau kayu nangka. Sedangkan untuk senar dibuat dari kawat. Alat musik yang disebut kecapi ini, merupakan jenis alat musik yang ketika dimainkan dilakukan dengan cara memetik. Dan saat dipetik menimbulkan suara. Para pemetik atau pemain kecapi ini disebut pakkacaping.

Keberadaan alat musik yang disebut kecapi ini, berfungsi sebagai pengiring setiap dikumandangkan lagu-lagu, khususnya lagu-lagu daerah. Bahkan ketika alat musik ini digunakan sebagai pengiring lagu atau pentasan taria-tarian tradisional, umumnya dilakoni dengan menyatukan dengan berbagai alat musik tradisional lainnya, seperti suling dan gendang. Namun dengan hadirnya alat musik kecapi ini, khususnya di daerah Bugis, adalah menjadi pengiring saat pemain kecapi ini melantungkan ceita-cerita seorang pejuang dalam perjalanannya di masa silam.
Budayawan Universitas Hasanuddin, Dr Firman Saleh S.S., S.Pd., M.Hum mengatakan meskipun alat musik tradisional dari Sulawesi Selatan memiliki jenis yang sama dengan daerah lain, tetapi bentuknya berbeda. Bahkan bunyi yang dihasilkan pun berbeda karena memiliki bunyi ciri khas Sulawesi Selatan.
"Gandrang meskipun sama jenisnya dengan gendang tapi beda bentuknya. Kita sebut dengan Gandrang. Begitupun dengan seruling, yang sangat unik dari kita adalah pui-pui dan itulah yang menjadi khas," ujar Firman kepadadetikSulsel, Selasa (12/4/2022).

Logam pada alat musik ini berada di bagian pangkal, lalu pada bagian kerucut terbuat dari kayu. Di sepanjang kayu tersebut terdapat beberapa lubang untuk menghasilkan nada yang berbeda-beda. Alat musik ini biasa digunakan untuk mengiringi berbagai upacara adat dan acara kesenian daerah di Sulawesi Selatan.
Talindo atau Tolindo merupakan alat musik tradisional Sulawesi Selatan yang berasal dari Toraja. Alat musik tergolong cukup unik karena bentuknya yang menyerupai tanduk sapi atau kerbau yang bertumpu pada tempurung kelapa.
Gesok-gesok umumnya dimainkan untuk mengiringi syair-syair "Sinlirik", mengisahkan tentang sejarah masa lalu yang berisi tentang petuah / nasihat. Dahulu alat musik ini dimainkan secara terbatas untuk kalangan keluarga saja, namun saat ini menjadi permainan musik rakyat.

























































































Oke, mantap bukan artikelnya?. Jikalau agan ada pertanyaan tentang alat musik dari sulawesi kacaping lebih lanjut lagi, kamu bisa kasih masukan di kolom komentar untuk memantapkan lagi situs saya ini yang baru tahap pemula. Saya berharap dengan adanya pembahasan alat musik dari sulawesi kacaping ini, para agan permasalahannya bisa terselesaikan dan terhibur berkat adanya pembahasan ini.
Sekian dari aku, Semoga konten tentang alat musik dari sulawesi kacaping tersebut bisa bermanfaat bagi agan semuanya. Ending kata. Thanks untuk semuanya.
Posting Komentar untuk "alat musik dari sulawesi kacaping"