alat musik semacam angklung dari jawa barat

Halo netizen yang baik semoga kalian lagi bugar, Hari ini aku mau share informasi tentang alat musik semacam angklung dari jawa barat lengkap dengan isi didalamnya. Akan tetapi sebelum loncat kepada pembahasan alat musik semacam angklung dari jawa barat ada baiknya kita simak dulu tentang alat musik semacam angklung dari jawa barat tersebut.
alat musik semacam angklung dari jawa barat memang sedang banyak diperbincangkan saat ini, Apalagi alat musik semacam angklung dari jawa barat yang mau saya sebarkan ini sangat penuh isi dengan informasi selengkapnya. Saat ini sudah banyak teknologi yang super canggih, bisa dari Smartphone yang kalian miliki sangat bisa melakukan apapun di tangan yang kamu pegang tersebut. Mau itu mencari berita,teknologi,sains semuanya ada di tangan kalian.
Artikel kali ini juga merupakan bagian dari artikel yang sudah ramai di dunia internet yang agan pegang. Tentunya konten yang akan saya bagikan sangat berbeda dari web yang lainnya, Sangat cetar membahana dan menjanjikan.
Baiklah tidak perlu lama lagi, langsung saja ke pembahasan utamanya, Inilah informasi alat musik semacam angklung dari jawa barat lengkap dengan isinya.

Apa itu Angklung? Apakah kalian pernah mendengarnya? Mungkin sudah tidak asing ditelinga para warga masyarakat Indonesia jika mendengar alat musik tradisional ini yang bernama Angklung. Angklung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Kata Angklung berasal dari Bahasa Sunda “angkleung-angkleungan” yaitu gerakan pemain Angklung dan suara “klung” yang dihasilkannya. Secara etimologis, Angklung berasal dari kata “angka” yang berarti nada dan “lung” yang berarti pecah. Jadi Angklung merujuk nada yang pecah atau nada yang tidak lengkap.
Cara memainkan alat musik angklung ini dengan satu tangan memegang bagian atas angklung dan tangan lain memegang bagian bawah dari sisi lain angklung tersebut lalu menggoyangkannya. Hal ini menyebabkan pipa-pipa bambu yang menyusun angklung saling berbenturan menghasilkan suatu bunyi tertentu. Setiap satu alat musik angklung hanya menghasilkan satu nada. Setiap angklung yang memiliki ukuran yang berbeda akan digetarkan atau digoyangkan menghasilkan nada yang berbeda pula. Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa pemain angklung untuk menghasilkan melodi yang indah untuk didengar. Seorang pemain angklung dapat memainkan 2 atau 3 buah alat musik angklung.
Di zaman dahulu kala pada saat di lingkungan Kerajaan Sunda (abad ke 12 – abad ke16) , Angklung dimainkan sebagai bentuk pemujaan terhadap Nyai Sri Pohaci sebagai lambang Dewi Sri (dewi padi/dewi kesuburan), Selain itu, konon Angklung juga merupakan alat musik yang dimainkan sebagai pemacu semangat dalam peperangan, sebagaimana yang diceritakan dalam Kidung Sunda. Tetapi sekarang alat musik tradisioanl angklung ini sudah banyak berkembang.

Apa kalian tahu, alat musik yang terbuat dari bambu ini yaitu angklung tidak hanya warga tanah air yang mengetahuinya tetapi sudah dikenal sampai International loh. Setelah Indonesia merdeka ada seseorang yang bernama Daeng Soetigna yang merupakan seorang guru yang berasal dari salah satu keluarga bangsawan di Jawa Barat, ia yang berusaha memperkenalkan kembali alat musik tradisional sunda angklung keberbagai golongan seperti di sekolah-sekolah hingga ke gereja-gereja.
Dengan kerja kerasnya Daeng Soetigna kemudian mendapatkan berbagai macam penghargaan sehingga ia lebih dikenal sebagai bapak angklung Indonesia daripada dikenal sebagai seorang guru. Karena usaha beliau angklung kembali dikenal luas di Indonesia dan menjadi salah satu alat music pengiring diberbagai macam kegiatan dan juga pertujukan hingga puncaknya. Ketika UNESCO mengakui Angklung sebagai warisan budaya asli Indonesia non bendawi pada tahun 2010 dan pada 16 November ditetapkan sebagai hari angklung sedunia.
Fungsi Angklung- Angklung adalah salah satu jenis khas alat musik tradisional yang berasal dari jawa barat yang berkembang di masyarakat sunda (tanah pasundan), material jenis alat musik angklung ini terbuat dari bahan dasar bambu.

Dilihat darisejarahnya, yang ada di daerah sukabumi, Jawa barat, disana terdapat prasasti tahun 1903, di prasasti tersebut dijelaskan bahwa ada beberapa pertimbangan pendapat mengenai tentang asal mula seni Angklung, yang berakar dari budaya masyarakat Sunda di Tanah Pasundan. Hal tersebut merujuk pada bukti budaya bahwa penyebaran kesenian angklung lebih merata di wilayah Tatar Pasundan.
Namun kenyataannya, ada beberapa wilayah diluar tatar pasundan yang juga memiliki alat musik sejenis angklung yang dapat ditemukan dalam beberapa tradisi di masyarakatnya, seperti misalnya angklung di masyarakat Ponorogo, Masyarakat Bali, Madura dan juga Kalimantan Barat.
Secara umum alat musik tradisional angklung awal mulanya memiliki fungsi sebagai alat musik untuk mengiringi upacara maupun ritual yang dilakukan oleh masyarakat sunda terdahulu. Ritual ini biasanya diadakan berkaitan dengan pertanian, yang merupakan bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap Dewi Sri atau Dewi Padi. Upacara ini merupakan bentuk dari kepercayaan masyarakat yang masih terjaga di beberapa tempat hingga saat ini.



























































































Oke, sesuai bukan artikelnya?. Jikalau para netizen ada pertanyaan tentang alat musik semacam angklung dari jawa barat lebih lanjut lagi, kamu bisa kasih masukan di kolom komentar untuk memantapkan lagi web saya ini yang baru tahap pemula. Saya harap dengan adanya pembahasan alat musik semacam angklung dari jawa barat ini, para netizen permasalahannya bisa terselesaikan dan terhibur berkat adanya konten ini.
Sekian dari aku, Semoga konten tentang alat musik semacam angklung dari jawa barat ini bisa bermanfaat bagi kamu semuanya. Akhir kata. Arigato untuk semuanya.
Posting Komentar untuk "alat musik semacam angklung dari jawa barat"